Jujur sakit


cuaca begitu dingin,aku rasakan saat ini cuaca tak bersahabat denganku.
Dinginya udara,membuat rinduku makin bertambah.
Seperti biasa aku masih mengingatnya,dan itu menjadi kebiasaanku di esok hari.
Setiap pagi bayangmu teringat di pikiranku,jujur lelah.
Lambat laun menjadi kebiasaan,ingatan yang tak kan berakhir.

Kau selalu hadirkan ingatan yang harusnya aku lupakan,dan kau hancurkan adanya.
Aku lelah sungguh aku lelah dengan keadaan ini.

Entah mengapa ingatanku terlalu menusuk kepadamu,apa aku yang berlebihan?apa aku yang terlalu cinta?jika itu faktor yang membuatku merasakan lelah dan sakit ini,mengapa rasa ini masih ada?mengapa rasa ini masih bertahan?mengapa rasa ini tidak kabur dari pikiranku?bagaimana aku bisa melupakan itu semua?bagaimana aku bisa kabur dari rasa tersebut?bagaimana itu agar tak hadir di pikirku lagi?

Itu semua menjadi pertanyaan yang menghantuiku saat ini,aku ingin melupakanya,aku ingin menghilang,atau kau yang ingin menghilang dari benakku,sungguh menyiksa hatiku.

Semua yang aku pikirkan tak ada balasan pun darinya,sakit.

Aku harus bagaimana?melupakan?sulit sangat sulit.
Selalu dan sering dia hadir di pikiranku.

Sampai aku berpikir bahwa dia tak punya kasian padaku,aku memikirkanya dan dia mengabaikanya.

Biarkan cinta ini menjadi urusanku,mau kau tau dan mengerti,itu urusanmu,aku hanya berharap bisa bersamamu,hanya berharap ada di saat aku rindu,ada di saat aku ingin bersamanya.

Mungkin dia menghargai,tapi dengan cara dia sendiri,,,sudahlahhh jujur hati ini sakit,jujur hati ini lelah,hati ini juga butuh istirahat dari rasa sakit yang di alami.

Apakah aku harus pergi,apakah aku harus menghilang,apakah aku harus lupakan semua tentangnya.
Seakan-akan waktupun ingin ku ubah,tuk kembali tersenyum,tuk kembali tertawa,tapi apa?sekarang,hanya nangis hanya pilu yang aku rasakan.

Setidaknya diri ini pernah dan masih berjuang,walau ku tau,itu tak pernah ternilai dimatanya,tak pernah dia membuka hatinya untuku.

Mungkin lebih baik diam..dari pada menjelaskan apa yang kita rasakan tapi tak ada nilainya,karna sangat menyakitkan jika mereke bisa mendengar,tapi tak bisa mengerti.
Dia tak punya perasaan.

Ini bukan kisahku,tapi ini kata hati seseorang yang merasakan begitu tersiksanya hati jika rasa tak pernah di mengerti.





0 Response to "Jujur sakit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel