Tentang rasa(cinta)



Perasaan,menurutku perasaan itu sesuatu yang timbul,sesuatu yang keluar dari hati.

Rasa marah,rasa senang,rasa cinta dan sebagainya yang keluar dari hati.
Tapi kebanyakan orang memaknai rasa itu lebih spesifik dan lebih dominan kepada rasa cinta.

Timbulnya rasa mencintai seseorang itu tentu di rasakan oleh kebanyakan orang,tapi bagaimana dia menanggapi rasa cinta tersebut tidak semua orang sama.

Mungkin ada orang yang lebih dulu menyatakan akan rasa tersebut daripada mendo'akanya terlebih dahulu,bahkan banyak yang menanggapi rasanya dengan langsung mengutarakanya kepada orang yang di cintainya.

Cinta itu fitroh,jatuh cinta itu tidak salah.
Mungkin mereka mengagumi jiwa yang ia cintai,sampai dia rela berbuat apapun demi orang yang ia impikan.

Mungkin mereka lebih sulit untuk mendo'akanya,tetapi dia lebih yakin untuk mengutarakanya,seolah-olah dia merasa yakin bahwa dia bisa mengambil hati tersebut.

Seseorang yang langsung mengutarakan rasanya di depan orang yang di cintainya belum tentu dia benar-benar mencintainya,tetapi orang yang selalu menyebut namanya dalam do'anya,justru dialah yang benar-benar mencintainya.

Orang yang mengatakan cintanya itu banyak,tetapi orang yang tulus akan cintanya itu.


Bukan soal sikap,ini soal hati.
Bukan masalah harga diri,ini adalah tentang rasa.
Rasa itu ada,rasa itu nyata.

Jadi bagaimana seseorang akan menanggapinya,dia pergi,dia menghilang,jangan sedih,jangan galau.
Iya,memang apabila orang yang di cintainya itu tidak peduli akan rasa kita,itu memang sakit,bahkan sangat sakit.
Tapi percayalah,yakinlah,bahwa tuhan akan mengganti yang lebih baik darinya.

Tidak di anggap itu hal biasa,tapi bagaimana dia ikhlash atau tidaknya,itu yang tidak biasa.
Bahkan ada orang yang menjadi gila karna faktor cintanya tersebut,bahkan bisa di sebut banyak dari orang tersebut.

Bukankah cinta itu tak harus memiliki,yang terbaik,bawanya beribu sujud,bawanya beribu do'a,bawanya beribu asa.

Rasa tak selamanya berbunga,rasa tak selamanya berbuah manis,tak selamanya berujung sesuai apa yang di harapkan.

Bicara soal rasa cinta,juga bicara soal dia menyikapinya,bagaimana dia akan ikhlash atau sebaliknya manakala jauh dari harapan.

Mungkin yang pergi,tidak selamanya pergi,yang hilang tidak selamanya hilang,siapa tau dia kembali untuk kita,siapa tau dia membuka hati untuk kita.

Rasa itu nyata,memiliki itu yang ada di antara nyata atau tidak nyata.

Itu saja sedikit dari saya.
Apabila itu benar dan bermanfaat,tidak ada salahnya jika kalian membaca.

Tulisan ini aku tujukan kepada orang yang selalu memilih jalanya sendiri,yang selalu terima dan bersyukur tentang keadaan yang di alaminya saat ini.

Tapi jangan nilai tentang rasaku dari tulisan ini,tulisan ini tidak selamanya mencerminkan pribadiku.

So,how is love good?
So,how do you love someone?



0 Response to "Tentang rasa(cinta)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel