Bukan kamu tapi dia


Hasil gambar untuk telunjuk hati



sebuah lika-liku hati yang mendambakan sebuah hati yang di inginkanya,bukan kamu tapi yang ku maksud itu dia.
Dia yang selalu ada di pikiranku,kata orang"your my everthing"itulah yang kurasakan saat ini,itulah yang muncul dihati saat ini.mengapa harus dia?mengapa bukan kamu aja?
Dulu aku terikat olehmu bukan olehnya,dulu yang kudambakan kamu bukan dia,tapi sayang yaaa dia nggak peduli atas perasaanku yang kurasakan saat ini,yang ada di hati saat ini,nyesek kannn? Memang dulu aku selalu teringat olehmu bayang-bayangmu yang membuat aku rindu,yang membuat raga ini selalu ingin bertemu denganmu,yang membuat setiap waktu ingin mendengar suaramu,haaaaaah dan hati ini merasa lelah.

Sejak saat itu aku mulai melupakanya aku minta maaf atas rasaku yang berlebihan,aku minta maaf karena diri ini selalu mengusik kehidupanmu,aku minta maaf karena aku selalu mengganggu kehidupanmu,aku terlalu memaksakanmu,aku terlalu menginginkanmu.Dan saat itu juga kamu menerima maafku,tapi jujur hati ini tersiksa,hati ini sakit,ingin rasanya kedua mataku mengeluarkan airnya,tapi aku malu untuk itu.

Lama hati ini menjadi terbiasa,terbiasa tanpa hadirnya ingatanku akan sosokmu,semakin waktu berjalan hati inipun bener-bener lupa akanmu yang dulu selalu hadir dalam ingatanku.

"tresno jalaran soko kulino"cinta lahir karena terbiasa,itulah kata-kata yang paling familier dari dulu,memang yang aku rasakan benar dari kata itu,seja hilangnya kamu dari ingatanku,aku mulai terbiasa denganya walaupun itu berawal dari hal biasa walaupun berawal dari hal yang kecil.

Meskipun begitu aku merasa nyaman,aku mulai merasakan ada yang beda denganya,entah itu karna apa,akupun tak tau mengapa rasa itu muncul dari diriku dan dari dirinya,saling mengingatkan,saling membahagiakan,saling berbagi canda dan tawa,karena hal itulah mengapa aku berkata bahwa kata"tresno jalaran soko kulino"itu memang benar.

Aku nyaman denganya,aku terbiasa denganya sejak saat itu.Tapi entah mengapa sosokmu tiba-tiba mencoba hadir di saat waktu yang tidak tepat,iyaaa,memang tidak tepat,kok tidak dari dulu?mengapa baru sekarang kamu mencoba membuka hati untuku?dan akupun mencoba mengembalikan rasa yang pernah ada dari lubuk hatiku,jujur diri ini merasa bingung dan bimbang,merasa aneh saja dengan hati ini yang tidak jelas berpihak kemana?.

Dan aku berpikir....jalani aja hidupku saat ini,jalani saja pada rasaku saat ini.Tapi semua itu terasa hina,memang sangat hina,jatuh kepadanya tapi juga mengingat akan kehadiranmu lagi yang kala dulu sulit untuk di lupakan.

waktu terus berjalan,hari selalu berganti dan juga tentunya rasa ini semakin kuat padanya,bukan padamu looo.
Tapi smakin lama  sosok dia menjauh dari kehidupanku,dia pergi dari kehidupanku....she said"please don't disturb my life anymore"dari perkataan itulah dan dari saat itulah,aku memulai membiasakan kehidupanku yang nyata aku rasakan saat ini,tapi jujur aku masih berharap kepadanya bukan kepadamu.

Aku menyebutnya"bukan kamu tapi dia".

2 Responses to "Bukan kamu tapi dia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel